Jalan malam hari sunyi senyap,burungpun enggan untuk berkicau cuma suara bising mobil yang terdengar sampai ke daun telinga manusia yang masih membuka kelopak matanya.Di pinggir trotoar yang bau,busuk dan jorok ada sekumpulan makhluk yang mengaku kalau mereka manusia,mereka berkumpul membentuk satu lingkaran,di tengah lingkaran itu ada sekotak arang menyala-nyala,panas tapi memberikan berkah bagi kumpulan yang mengaku manusia.Mereka sekumpulan makhluk dari ras yang berbeda,tawa canda mereka membuat penjual sate berkomentar,ayam berkokok,anjingpun gak mau ketinggalan untuk memeriahkan tawa canda sekumpulan makhluk itu.Alam menyaksikkan,makhluk hidup sekitar merasakan,trotoar busuk menjadi saksi bisu bahwa sekumpulan makhluk itu adalah sebenar-benarnya manusia,mereka layak dibilang manusia,mereka patut dikatakan manusia,mereka pantas disebut manusia karena mereka menjadi bukti perbedaan bukan penghalang untuk membentuk satu lingkaran dalan canda tawa.Alam ini akan bangkit lagi dari koma berkepanjangan jikalau makhluk itu yang berdiri,duduk,jongkok di alam ini sudah kembali mendapat predikat manusia yang punya hati nurani untuk perdamaian.
Jumat, 11 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar